Bimbel Artha, Terima Pendaftaran Tingkat TK, SD dan SMP

img-single-page

PROKAL.COM DARI  sekadar memberi les privat ke rumah-rumah, Om Tok kini sukses dengan usaha bimbingan belajar bertitel Artha. Tahun 1997 pun merupakan awal berdirinya. Berbeda dengan bimbingan belajar lainnya, Artha mengutamakan kualitas bagi anak didik. Salah satunya membatasi jumlah murid dalam setiap kelas. "Hanya 10-12 anak saja. Agar kenyamanan dan kualitas belajar mengajar tetap terjaga," kata Om Tok.

Bukan hanya itu, seluruh pengajar bimbingan belajar Artha, sambungnya, akan membantu kesulitan para murid dalam mengerjakan PR, ulangan harian, mid semester maupun ujian semester. Termasuk memberikan les tambahan tanpa dipungut biaya. "Untuk meningkatkan kemampuan, saat mid dan semester para siswa bisa masuk setiap hari," pukau dia. Keunggulan itulah yang mengantarkan Artha sebagai pusat bimbingan belajar dengan cabang terbanyak di dalam kota.

Khusus untuk Artha 1, pengelolaan dipercayakan pada Salman Rudy selaku manager. "Jika ada permasalahan, orang tua siswa bisa langsung menghubungi Om Salman atau bisa langsung konsultasi kepada guru pengajar masing-masing," serunya.

Artha 1 dilengkapi 3 gedung. Meliputi 6 kelas berada di gedung pertama blok J2 No 7 kemudian 3 kelas berada di gedung kedua blok G4 No 22 dan 6 kelas lainnya berada di gedung ketiga dan terbaru blok G4 No 21. Saat ini, Artha 1 menerima pendaftaran murid baru tingkat TK, SD dan SMP. "Untuk pendaftaran bisa datang langsung atau menghubungi Ika, bagian administrasi melalui telepon," ujarnya mengingatkan.

Waktu belajar, dibagi tiga tahap. Pukul 07.30-09.00 WITA, sore hari dimulai pukul 14.00-15.30 WITA,  Pukul 15.30 – 17.00 WITA dan pukul 17.00 – 18.30 WITA. Sedangkan jam belajar untuk malam hari dimulai pukul 19.00-20.30 WITA.

Materi yang diberikan untuk TK meliputi membaca, menulis dan berhitung. Tingkat SD meliputi pelajaran matematika, bahasa Indonesia, IPA, IPS dan PKn. Untuk siswa SMP, matematika dan IPA. Khusus untuk murid kelas 6 dan kelas 9, akan diberikan latihan ujian nasional (Try Out) lebih awal dan lebih banyak agar siswa lebih siap menghadapi ujian nasional. (dra/adv)